Dasar bodoh
Ini hati, bukan benda mati
Jangan kau main seenak diri
Ketika kau beri harapan
Tepati tanpa ada alasan
Bukan lari dengan kicauan
Seperti burung yang tidak tertawan
Ah mana tahu kau
Sakitnya harapan kau kebiri
Mana paham pula kau
Perihnya pinta kau khianati
Dasar bodoh
Ini hati, bukan benda mati
(fahmi)
Tampilkan postingan dengan label marah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 Desember 2017
Sajak Emosi
Bisa diam tidak?
Sayapmu mendengung di telingaku
Sekalipun kau membisu
Lihatlah,
Bingkai yang berserakan itu
Kau tahu tak enak hatiku
Ingin kuludahi saja
Semua janji yang terucap manja
Namun tiada pernah berupa
Sudahlah,
Tak perlu bertanya
Duduk dan dengarkan saja
Keluhanku tentang semuanya
(fahmi)
Sayapmu mendengung di telingaku
Sekalipun kau membisu
Lihatlah,
Bingkai yang berserakan itu
Kau tahu tak enak hatiku
Ingin kuludahi saja
Semua janji yang terucap manja
Namun tiada pernah berupa
Sudahlah,
Tak perlu bertanya
Duduk dan dengarkan saja
Keluhanku tentang semuanya
(fahmi)
Sajak Karam
Ku buka kembali
Lembaran hati yang terkoyak sepi
Bak buku usang
Berdebu atau rapuhpun tak kau pandang
Raut muka memelas selalu tampak
Menipu semua harap yang terkuak
Remuk....
Tak peduli luka merajam
Kau siram saja dengan air garam
Ah peduli setan
Matipun tiada terbesit ingatan
Karena lupa kau pada perkataan
Terucap lama dijauhnya zaman
Ku tutup kembali
Serpihan hati yang karam lagi
(fahmi)
Lembaran hati yang terkoyak sepi
Bak buku usang
Berdebu atau rapuhpun tak kau pandang
Raut muka memelas selalu tampak
Menipu semua harap yang terkuak
Remuk....
Tak peduli luka merajam
Kau siram saja dengan air garam
Ah peduli setan
Matipun tiada terbesit ingatan
Karena lupa kau pada perkataan
Terucap lama dijauhnya zaman
Ku tutup kembali
Serpihan hati yang karam lagi
(fahmi)
Langganan:
Postingan (Atom)


