Tampilkan postingan dengan label kata mutiara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata mutiara. Tampilkan semua postingan
Rabu, 23 September 2020
Kamis, 23 Juli 2020
Egoisme
dan kebohongan tidaklah membuahkan apa-apa selain ketidak percayaan.
Manusia hidup tidaklah seperti semut berjalan.
Bertegur sapa atau hanya melenggang saja,
menjadi sikap yang terpatri lewat kebiasaan.
Hati manusia yang berpayung amarah,
hujan tak lagi mampu menyejukannya.
Selimut hangat di tengah pelukan panglima malam,
Melalaikan sahabat hati di kala fajar membuka jendelanya.
Al hasil...
Kesombongan dan kecongkakan,
subur laksana benalu yang bersandar di batang hati.
(15 oktober 2019)
Fahmi- bukan puisi
Rabu, 22 Juli 2020
Teguran
siang mengumbar keramaiannya,
dan malam menangisi kesunyiannya.
Aku tak pernah melihat,
matahari mengeluhkan teriknya,
dan bulan berbangga dengan keindahannya.
Aku tak pernah berjumpa,
rumput marah pada penginjaknya,
dan pohon murka pada penebangnya.
Bukankah pohon dan domba Dia berikan pakaian
karena mereka tak dapat menenun.
Ulat yang kau cacipun pada akhirnya kau puji.
Lalu, manakah yang lebih baik,
hati atau pikiranmu?
Hatimu yang kotor selalu berbangga pada pencapaianmu,
dan pikiranmu yang picik selalu memandang rendah selainmu.
Kau tahu pakaian yang kau kenakan bukan dari hasil jahitanmu.
Kau tahu nasi yang kau makan bukan dari hasil tanamanmu.
Lalu apa hebatnya kau?
Kau mengeluhkan raja siang yang menyengat kulitmu.
Kau mengeluhkan panglima malam yang mengaburkan matamu.
Bahkan kau mengeluhkan tetesan rahmat yang mengguyur tubuhmu.
Ketahuilah tempatmu,
Kaulah sang hina di balik jubah suteramu.
Bukankah Dia telah menyerumu,
agar kau tak berjalan di atas kecongkakanmu.
Atau kau telah menutup telinga,
dan membusuk dalam ketulian palsumu
(Pemalang, 15 Oktober 2019)
Fahmi
Minggu, 12 November 2017
Sajak Nasihat
Segala kalian budak muda
Jangan lalai akan darmasastra
Sebab akhlak ruhnya insan
Pengembala diri pada kemuliaan
Karya : Fahmi Tb
Jangan lalai akan darmasastra
Sebab akhlak ruhnya insan
Pengembala diri pada kemuliaan
Karya : Fahmi Tb
Langganan:
Postingan (Atom)



