Tampilkan postingan dengan label puisi romantis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi romantis. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 November 2017

Pencuri

Lancang benar kau ini

Baru sejenak ku lepas mimpi
Hatiku sudah kau bawa lari

Lancang benar kau ini

Ingin ku lemparkan batu
Namun tak kuasa ku menahan rindu
Ingin ku buang muka
Tapi senyummu selalu mendera

Lancang benar kau ini

Harus bagaimana aku
Menghadapimu yang tak tahu malu
Membawa pergi hatiku yang baru

Ku kutuk kau dengan cinta
Ku dera kau dengan puja
Setelah jauh separuh jiwa kau bawa

Lancang benar kau ini

Karya : Fahmi Tb

Minggu, 26 November 2017

Surgawi

Ku buka kerudungmu
Tergerai tampak rambut hitammu
Bak mawar berkuntum
Pada semu ku dekap mengagum

Jemariku berlayar dari samudra ke samudra
Terbang dari mega ke mega
Untuk sampai padanya surga

Ku kecup lembut bahtera kata
Berias madu memerah muda
Padaku kau hamparkan surga
Yang tiada pernah kau buka jua

Matamu yang terus memejam
Membuat lancangku semakin mengejam
Tak hirau kau rintih lara
Pada tuan yang terus mendera

Ah... semakin hanyut aku dalam surgamu
Semakin larut aku tak menentu
Semakin ingin untukku berhenti waktu
Agar tetap aku pada surgamu

Karya : Fahmi Tb

Minggu, 12 November 2017

Sajak Kerinduan

Temaran langit dalam senja
Lebam membekas bermandi puja
Tiada lekang bertemu jua
Pada kasih terjerat cinta

Rinduku rindu sekuntum bunga
Merindu buta patah tangkainya
Menjerat luka tertusuk durinya
Sebab kasih lama tak bersua

Karya : Fahmi Tb

Cinta

Saat kau tak mampu berucap banyak
Saat itulah kau mengenal cinta

Cinta itu liar
Namun tak mekar dalam rengkuhan belukar liar
Melainkan semaian benih
Yang selalu butuh siraman kasih

Saat cinta membawamu terbang
Sejauh yang tak bisa kau pandang
Biarkan sayapnya mengantarmu
Pada segumpal putih di langit biru

Karya : Fahmi Tb

Sabtu, 11 November 2017

Penantian



Di ujung lembayung senja kelabu
Lamunan berhenti pada bayangmu
Bayang yang menjadi mimpi
Pada hati yang menanti

Di gelapnya temaram bulan
Lamunan jatuh pada pujaan
Sosok yang melekat dalam jiwa
Bersama rindu yang kian mendera

Di hangat terbitnya sang surya
Fikiranku masih tentang cinta
Cinta yang tiada akan redup
Menjadi angan paruhan hidup

Kamu kamu kamu ya kamu
Sosok cinta yang telah ku temu
Yang mendera seluruh hatiku
Oleh kabut yang menutupmu dari pertemuanku

Karya : Fahmi Tb

Senja

Aku di sini bersimpuh
Memandangi gugur daun (oleh dosa di siang terik)
Jemariku tak lelah mengais
Serpihan ampunan yang terhambur oleh angin senja
Temaram cahaya matahari
Mulai menghilang saat iqrakku berteriak
"Oh Tuhan ampuni ... ampuni!"
Redup mengantar nafasku
Pada penyesalan senja
Yang tak berujung

Karya : Fahmi Tb

Takdir

Wajahnya memerah
Jarinya masih malu merangkai
Jiwanya lahir di ujung kembang tersenyum
Aromanya menyiram
Terasa bagai subuh menusuk hati

Ingin kubuka rangkaian takdir
Apakah ada kiranya namaku tertulis
Entahlah ...
Yang ku tahu
Di bukunya tidak ada namaku

Karya : Fahmi Tb